SATUAN JAJARAN

Danramil Tenggarang Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Maliki, 1.000 Jamaah Larut dalam Sholawat

Penerangan Korem 083
3 menit baca
Danramil Tenggarang Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Maliki, 1.000 Jamaah Larut dalam Sholawat

BONDOWOSO – Sekitar 1.000 jamaah memadati Pondok Pesantren (Ponpes) Al Maliki, Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (22/8/2026) malam.

Mereka menghadiri Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, sebuah momentum keagamaan yang berlangsung penuh khidmat sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara ulama, santri, alumni, wali santri, masyarakat dan unsur pemerintahan.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.35 WIB tersebut diselenggarakan oleh Ponpes Al Maliki dengan penanggung jawab Pengasuh Ponpes Al Maliki, KH. M. Hasan Abdul Mu’iz Tirmidzi.

Sejumlah tokoh agama dan pejabat turut hadir, di antaranya Habib Ali Zainal Abidin Al Khaf dari Jawa Barat, KH. Hasan Mansyur dari Madura, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Kasi Datun Kejari Bondowoso Nala Arjhunto, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Imam Khalid Andy Wijaya, ST., Danramil 0822/04 Tenggarang Kapten Ctp Agung Arifianto, Kapolsek Tenggarang Iptu Suminar, S.H., serta jajaran pemerintah desa setempat.

Hadir pula para santri, alumni, wali santri Ponpes Al Maliki serta masyarakat Bondowoso yang mengikuti kegiatan hingga selesai.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan qasidah. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan tahlil dan Yasin, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta penampilan Hadrah Majelis Sholawat.

Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Al Maliki KH. M. Hasan Abdul Mu’iz Tirmidzi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan serta panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperoleh keberkahan sekaligus memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.


Tekankan Keteladanan Rasulullah dan Peran Santri

Ceramah agama disampaikan oleh Habib Ali Zainal Abidin Al Khaf. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.


Menurutnya, kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah sebagai nabi dan rasul terakhir.

“Jadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai pengingat untuk terus meniru akhlak Baginda Rasulullah dan memperbanyak membaca shalawat,” pesan Habib Ali kepada jamaah.

Ia juga menekankan pentingnya menghargai peran para santri sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki kontribusi dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga Maulid Nabi Muhammad SAW menginspirasi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada ajaran dan keteladanan beliau,” lanjutnya.


Usai tausiyah, acara dilanjutkan dengan Hadrah Majelis Sholawat Nabi Muhammad SAW. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa pada pukul 23.25 WIB.

Sekitar pukul 23.35 WIB, seluruh rangkaian Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H selesai dilaksanakan.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan penuh kekhidmatan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya tradisi keagamaan dan semangat kebersamaan masyarakat Bondowoso dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan pesan utama untuk memperbanyak shalawat, memperkuat ukhuwah, serta menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.



Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.