SATUAN JAJARAN

Api Karhutla Mengamuk di Maskuning, Babinsa Tlogosari Bergerak Cepat Padamkan Kobaran hingga 5 Hektare

Penerangan Korem 083
โ€ข โ€ข 3 menit baca
Api Karhutla Mengamuk di Maskuning, Babinsa Tlogosari Bergerak Cepat Padamkan Kobaran hingga 5 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kali ini, lahan ilalang dan pohon pinus di kawasan Perhutani Petak 106A Gunung seranding Maskuning, Desa Maskuning, Kecamatan Tlogosari kabupaten Bondowoso jawa timur.Kobaran api diduga berasal dari aktivitas pembakaran kebun milik warga yang kemudian merambat ke kawasan hutan.Minggu (30/8/2026) sore


Informasi kejadian diterima sekitar pukul 15.30 WIB oleh personel piket Koramil 0822/13 Tlogosari, Serka Paiman dan Sertu Bambang Irawan, dari KRPH Pakisan, Bapak Jum. Mendapat laporan tersebut, keduanya langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan upaya pemadaman. Respons cepat tersebut menjadi bagian dari pengabdian Babinsa TNI AD dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga keamanan lingkungan dan kawasan hutan.


Sekitar pukul 15.35 WIB, personel tiba di pinggiran lokasi kebakaran. Lima menit kemudian, pada pukul 15.40 WIB, personel Koramil bersama unsur terkait langsung melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas, mengingat material yang terbakar berupa ilalang dan vegetasi hutan yang mudah tersulut.


Dalam penanganan Karhutla tersebut, Babinsa bersama unsur Koramil 13/Tlogosari, Polsek Tlogosari dan Perhutani bahu-membahu melakukan pemadaman. Sebanyak dua personel Koramil, dua personel Polsek dan tiga personel Perhutani terlibat di lokasi. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa penanganan bencana tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kecepatan, kepedulian dan kerja sama seluruh unsur di lapangan.


Setelah berjibaku memadamkan kobaran api selama kurang lebih 1 jam 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.10 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun personel yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut. Namun, berdasarkan laporan sementara, kebakaran menghanguskan lahan dengan luas sekitar 5 hektare di kawasan Perhutani.


Informasi awal menyebutkan kebakaran bermula ketika warga melakukan pembakaran kebun di bawah kawasan gunung. Api kemudian diduga menjalar hingga memasuki kawasan hutan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kebakaran lahan kering dan ilalang berpotensi cepat meluas, terutama apabila dipengaruhi kondisi angin dan vegetasi yang mudah terbakar.


โ€œKecepatan Babinsa menerima informasi, mendatangi lokasi dan langsung melakukan pemadaman menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah api meluas,โ€ demikian gambaran dari tindakan personel di lapangan. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas menjaga wilayah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian prajurit TNI AD terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


Peristiwa Karhutla di Maskuning ini sekaligus menjadi pengingat kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Pencegahan menjadi langkah paling penting karena api yang awalnya berasal dari lahan perkebunan dapat dengan cepat merambat ke kawasan hutan dan menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar.


Gerak cepat Babinsa Koramil 0822/13 Tlogosari dalam penanganan Karhutla tersebut kembali menunjukkan komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Dari medan kebakaran hingga berbagai persoalan sosial di wilayah binaan, Babinsa terus menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan mengutamakan keselamatan rakyat serta menjaga lingkungan di wilayah teritorialnya.


Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.