SATUAN JAJARAN

Kebakaran Hutan Arak-Arak Hanguskan 7 Hektare Lahan Jati, TNI Bergerak Cepat Jaga Alam Bondowoso

Penerangan Korem 083
โ€ข โ€ข 2 menit baca
Kebakaran Hutan Arak-Arak Hanguskan 7 Hektare Lahan Jati, TNI Bergerak Cepat Jaga Alam Bondowoso

Kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan hutan Arak-Arak, Desa Sumber Canting, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Kobaran api menghanguskan lahan yang ditumbuhi pohon jati dengan luas sekitar 7 hektare.Minggu (6/9/2026)


Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.00 WIB setelah Babinsa Desa Sumber Canting, Serka Khairul Sukri dan Kopka Sulisdiyanto, menerima informasi dari masyarakat terkait adanya kebakaran hutan. Mendapat laporan tersebut, personel TNI bersama unsur terkait langsung melakukan koordinasi dan pemantauan di lokasi untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, unsur BPBD Kabupaten Bondowoso sebanyak 8 personel dan anggota Damkar sebanyak 10 personel turut diterjunkan. Selain itu, personel Koramil, anggota Polsek Wringin, perangkat desa serta masyarakat Desa Sumber Canting ikut terlibat dalam upaya penanganan dan evaluasi kondisi kawasan yang terdampak.

Babinsa bersama masyarakat terus memantau situasi di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan agar titik api tidak kembali muncul dan merambat ke wilayah yang lebih luas. Dari kejadian tersebut, diperkirakan sekitar 7 hektare lahan pohon jati terbakar, sementara hingga laporan dibuat tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian dari kepedulian TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kebakaran hutan tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga dapat mengganggu ekosistem, kualitas udara serta keberlangsungan flora dan fauna yang berada di kawasan hutan.

Serka Khairul Sukri, Babinsa Desa Sumber Canting, menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.

โ€œKami bersama masyarakat dan unsur terkait terus memantau kondisi di lapangan. Hutan merupakan aset bersama yang harus dijaga. Jika terjadi kebakaran, penanganan harus dilakukan dengan cepat agar api tidak meluas dan dampaknya terhadap lingkungan dapat diminimalkan,โ€ ujarnya.

Keterlibatan TNI dalam penanganan kebakaran hutan tersebut menunjukkan bahwa tugas Babinsa tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan pertahanan wilayah, tetapi juga hadir dalam berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat dan lingkungan. Sinergi antara TNI, BPBD, Damkar, Polri, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga hutan Bondowoso dari ancaman kebakaran.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi tanggung jawab bersama agar kawasan hutan Arak-Arak tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang.(22)


Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.